Jenis Bambu untuk Konstruksi Bangunan

Jenis Bambu untuk Konstruksi Bangunan - Ternyata untuk membangun sebauh bangunan itu terdapat bambu, nah fungsi dari bambu tersebut apa ? Tentu saja jenis seperti harus anda ketahui sebelum membangun sebuah bangunan. Jadi, nggak salah kan kalau ada bingung dengan ini. Untuk tidak memperpanjang pembukaan, langsung saja ya teman teman sekalian.

Sebagian referensi di ambil dari rumahlia.com, semoga membantu ya.
Image by google.com

Bambu Batu atau Bambu Petung (Dendrocalamus Asper)
Pertumbuhan bambu ini dapat mencapai lingkar diameter sebesar 20 cm dengan panjang yang dilansir dapat mencapai 25 meter. Bambu petung memiliki ciri-ciri khas yakni diamaternya lebih besar jika dibandingkan dengan jenis bambu lain. Jenis bambu batu ini biasanya dimanfaatkan untuk pembuatan tiang atau penyangga bangunan. 

Bambu Hitam, Pring Wulung, Peri Laka (Gigantochloa Astroviolacea)
Jika dibandingkan dengan jenis bambu batu atau petung, pertumbuhan bambu ini cenderung lebih kecil yakni hanya mencapai diameter sebesar 14 meter dengan panjang sekitar 20 meter. Salah satu jenis bambu hitam adalah bambu wulung, dimana ciri-cirinya adalah memiliki rumpun yang tidak rapat serta warna kulit batang yang hijau kehitamanan. 

Bambu Apus, Pring Apus, Peri (Gigantochloa Apus)
Jenis bambu ini adalah bambu berdiameter paling kecil, yakni sekitar 4 – 10 meter. Sehingga bambu ini sangat cocok digunakan sebagai tanaman pagar hias, Anda dapat membaca cara membuat pagar tanaman untuk melihat cara membuatnya.

Nah, itulah jenis jenis bambu yang biasannya digunakan untuk konstruksi bangunan, semakin bagus jenis bambu maka akan semakin kuat dan cepat dalam menangai berbagai masalah tentang konstruksi tersebut. Jadi pilih tahu atau tidak tahu ? Tentu saja tahu.


EmoticonEmoticon